Ditulis oleh Dina Istiqomah (PPI Shizuoka)

seminarpendidikanppishizuoka

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang Komsat Shizuoka (PPIJ-Komsat Shizuoka), melalui Departemen Pendidikannya menggelar Seminar dengan mengangkat tema “The best way to get into University in Japan and be successful foreign student”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (5/3) di gedung Shizuoka Prefectural Gender Equality (Azarea), Shizuoka-shi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan informasi bagi para pelajar Indonesia yang berada di Jepang, maupun Pekerja Indonesia di Jepang (Kenshuusei) dan pelajar Indonesia pada umumnya yang berkeinginan untuk melanjutkan studi di Jepang dengan program beasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memotivasi agar pelajar Indonesia di Jepang mampu bekerja keras dan berkarya sehingga dapat berguna baik ketika masih berada di Jepang maupun ketika sudah berada di tanah air. Ketua PPIJ Komsat Shizuoka, Anung Wahyudi mengungkapkan bahwa banyak pelajar maupun pekerja di Jepang yang berkeinginan untuk melanjutkan studi. Namun, mereka terkendala dengan biaya dan tidak tahu bagaimana caranya untuk masuk universitas, sehingga ini tugas PPIJ untuk membantu mereka mendapatkan informasi.

Dr. Eng. Khoirul Anwar, salah satu ilmuan Indonesia yang memiliki tiga paten di dunia telekomunikasi ini menjadi pembicara utama seminar. Ia memberikan motivasi dan berbagi tips untuk menjadi seorang pelajar yang sukses. Alumni ITB ini menceritakan sedikit perjalanannya ketika menjadi mahasiswa hingga menjadi sosok yang sekarang. “Jalan yang akan kita tempuh tidak akan selalu mulus sesuai keinginan, jadi kita perlu menerapkan pola hidup yang seimbang antara doa dan ikhtiar”, tegasnya.

Melalui ceritanya yang sempat gagal masuk di salah satu universitas ternama di Tokyo, Asisten Profesor di Japan Advanced Institute of Science and Technology (JAIST) ini menyatakan sempat merasakan beban mental seorang lulusan terbaik ITB. Namun demikian, karena didorong oleh keinginan dan pemikiran yang kuat untuk menciptakan suatu teknologi yang berguna, ia bangkit dan total dalam bidangnya. Ia berpesan kepada pelajar Indonesia untuk berpikir besar. “ Jadilah orang yang berpikiran besar, karena dengan berpikir besar, kita akan mengalahkan orang yang hanya bekerja keras, punya banyak waktu, banyak uang, kesempatan maupun yang punya banyak energi”, ungkapnya. Hal lain yang perlu dilakukan untuk menjadi pelajar dan mempunyai kehidupan yang sukses menurutnya adalah dengan mempunyai mimpi yang besar, hidup seimbang, mempunyai daya tahan dan karakter yang baik serta kooperatif.

Hadir juga istri Khoirul Anwar, Sri Yayu Indriyani yang merupakan Ketua Forum Lingkar Pena di Jepang turut serta memberikan motivasi dalam seminar ini. Ia menyampaikan bahwa Forum Lingkar Pena Jepang membuka peluang bagi pelajar Indonesia yang berada di Jepang, khususnya yang mempunyai minat atau bakat tulis menulis. Beberapa buku yang pernah terbit di antaranya adalah tulisannya yang berisi pengalamannya ketika menemani Pak Khoirul studi di Jepang, cerita mengenai anaknya dan bunga rampai dari pengalaman- pengalaman wanita yang bekerja di Jepang.

Meningkatnya minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di Jepang, Mochamad Candra Wirawan Arief selaku Ketua PPI Jepang memberikan dukungan moral dan motivasi. Ia sendiri yang dari dulu berjibaku dengan dunia pendidikan di Jepang mengajak agar pelajar indonesia turut andil dalam mencarikan solusi dari permasalahan yang ada di Indonesia. “ Jadi banyak masalah, banyak potensi. Dan hari ini kita harus jadi bagian dari solusi”, tuturnya.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai tempat di Shizuoka maupun luar Shizuoka. Hakim, pelajar dari Osaka, rela jauh-jauh hanya untuk menghadiri seminar ini. “ Saya sangat tertarik, karena saya berkeinginan untuk melanjutkan studi di Jepang, apalagi keynote speakernya Pak Khoirul, saya tertarik dengan IT. Saya harus bertemu beliau dan menjabat tangan beliau. Alhamdulillah tadi saya berjabat tangan dengan beliau”, tuturnya.

Seminar yang dilaksanakan selama 4 jam ini berisi berbagai rangkaian acara, di antaranya yaitu langkah bagaimana mendaftar dan masuk di dua universitas terbesar di Shizuoka, yaitu Shizuoka University (National University) dan The University of Shizuoka (Prefectural University). Selain itu, promosi beasiswa dari Asia Bridge Program (ABP) yang dikelola oleh Shizuoka University membuka banyak peluang bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di Jepang.

Translate me